Al-Imam ibnu jauzy berkata,” saya merenungi diriku sendiri, ternyata saya adalah orang yang pailit, jika aku bersandar pada istri, maka ia tidak seperti apa yang aku harapkan, jika ia cantik parasnya, maka akhlaknya yang kurang, tapi jika akhlaknya baik, maka ia hanya akan memenuhi keinginannya saja, dan bukan keinginanku, atau bahkan ia mengharapkan akan kepergianku.

Jika aku bersandar kepada anakku, pembantuku, maka mereka juga sama dengannya. Tidak ada teman (haqiqi) di sana, saudara karena Allahpun bagai burung yang tidak pernah ada wujudnya.
Teman-teman kehilangan orang-orang yang baik.

Maka setelah aku renungi, ternyata hanya tinggal aku sendirian.

Maka akupun kembali merenungi jiwaku sendiri. Ternyata diapun juga tidak suci, tidak bisa istiqomah dalam keadaan yang baik.

Hingga tidak ada yang tertinggal kecuali Sang Pencipta. Akan tetap itupun jika aku bergantung kepada nikmatNya, aku tidak yakin akan selamat dari ujianNya, jika bergantung pada ampunanNya, akupun tidak yakin akan selamat dari adzab dan siksaanNya, celaka dan sengsaralah…tidak ada ketenangan dan ketetapan hati !!.

Maka demi Allah, tidak ada kehidupan ( yang tenang dari segala kekurangan dan kegundahan), kecuali kehidupan akherat. Keyakinan yang menjadi sebuah kepuasan, pertemanan yang tidak pernah membawa pederitaan sedikitpun.”

Itulah dunia, kenikmatan yang senantiasa kurang dan tidak akan pernah sempurna, juga tidak akan pernah langgeng, akan ada saatnya sirna dan lenyap…Kenikmatan yang disertai dengan penderitaan, lalu penderitaan, benderitaan, dan penderitaan lagi…

Berbeda dengan kenikmatan akherat, kenikmatan yang sempurna, yang tidak kurang dari apapun, akan awet, langgeng untuk selamanya, serta tidak disertai dengan penderitaan sedikitun..murni kenikmatan…


{وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَّاضِرَةٌ} [القيامة : 22]

{إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ} [القيامة : 23]

“Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri”.

“Kepada Tuhannyalah mereka melihat”.(QS. Al-qiyamah 22, 23).

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *