╔═════ஜ۩۞۩ஜ═════╗

?????-????? ????? (?)

╚═════ஜ۩۞۩ஜ═════╝

8. Senantiasa menjaga lisanya, tidak mengucapkan perkataan-perkataan yang tidak bermanfaat, lebih-lebih dosa.

عَنْ أبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أنَّ رَسُولَ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – قالَ: «إِذَا أصْبَحَ أحَدُكُمْ يَوْماً صَائِماً، فَلا يَرْفُثْ وَلا يَجْهَلْ، فَإِنِ امْرُؤٌ شَاتَمَهُ أوْ قَاتَلَهُ، فَلْيَقُلْ: إِنِّي صَائِمٌ، إِنِّي صَائِمٌ». متفق عليه

_Dari abu huroirah, bahwa Rasulullah bersabda,”apabila dihari dimana salah satu diantara kalian dalam keadaan berpuasa, maka janganlah ia berkata jorok, dan berbuat kejahilan (tidak ada manfaatnya), jika ada orang yang mencacinya, maka hendaklah ia berkata,”sesunggunya aku sedang berpuasa”._(Muttafaq alaihi).

9. Ucapan yang dicapkan pada saat berbuka puasa ditempat seseorang.

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبيَّ – صلى الله عليه وسلم – جَاءَ إِلَى سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ فَجَاءَ بخُبْزٍ وَزَيْتٍ فَأَكَلَ ثمَّ قَالَ النَّبيُّ – صلى الله عليه وسلم -: «أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ
الأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ المَلاَئِكَةُ». أخرجه أبو داود وابن ماجه

_Dari anas, bahwa Rasulullah penah mendatangi sa’ad bin ubadah, kemudian sa’ad keluar dengan membawa roti dan zait. Rasulullahpun memakannya, lantas berkata,”telah beruka ditempat kalian orang-orang yang berpuasa, dan telah makan makananya orang -orang yang baik, dan para malaikat bershowalat atas kalian”_.(HR. Abu daud dan ibnu majah).

10. Memberi buka orang yang berpuasa.

Rasulullah besabda,

عَنْ زَيْدِ بْنِ خَالِدٍ الجُهَنِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم -: «مَنْ فَطَّرَ صَائِماً كَانَ لَهُ مِثلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئاً». أخرجه الترمذي وابن ماجه

_Dari zaid bin kholid al-juhany berkata, Rasulullah bersabda”barang siapa yang memberi makan berbuka bagi orang yang berpuasa maka baginya pahala seperti pahala orang puasa tanpa mengurangi sedikitpun”._(HR. At-tirmidiz dan ibnu majah).

11. Melaksakan shalat tarwih.

عَنْ أبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أنَّ رَسُولَ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: «مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَاناً وَاحْتِسَاباً، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ». متفق عليه

_Dari abu huroirah, bahwasanya Rasulullah bersabda,”barang siapa yang melaksanakan qiyamul lail dibulan ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala, maka dihapuskanlah dosa-dosa yang telah berlalu”_.(Muttafaq alaihi)..

*✍Mustofa Ahmada, Lc. M.A.*
*? Yayasan Raajunnajaah, Klaten*

*NB:*
Mohon dishare sebanyak-banyaknya. Semoga Allahﷻ catat sebagai amal jariyah.
Dilarang mengubah teks tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari penulis.

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *