Imam mujahid menyebutkan,” dahulu ada seorang mukmin dari kalangan bani isroil, dimalam hari, ia kerjakan qiyamul lail hingga pagi, di siangnya, berjihad hingga sore, dia kerjakan amal kebaikan tersebut selama seribu bulan, turunlah ayat tersebut, yang menunjukan bahwa beribadah satu malam di malam lailatul qodar lebih baik dari pada yang dikerjakan seorang laki-laki tersebut”.(tafsir ibnu kastir).