Kesungguhan Beribadah di 10 Akhir Ramadhan

0
Syekh Ustaimin menyebutkan,”
Hadist tersebut menunjukkan bahwa RasuluAllah tidak tidur di malam-malam hari kecuali saat sepuluh akhir ramadhan. Hal tersebut untuk mencari malam lailatul qadar, yang merupakan satu malam lebih baik dari seribu bulan.

Dan maksud, dari mengencangkan pinggang adalah, isyarat bahwa beliau tidak mendekati istri-istri beliau, karena beliau dalam keadaan i’tikaf, atau sebagai ungkapan akan kesungguhan beliau dalam beribadah”.

(syarah ryadhushsholihin 2 / 74-76).

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *