Ulama sepakat tentang keharaman :

  1. gambar dalam bentuk patung.
  2. Gambar dengan tangan dengan objek makluk hidup/bernyawa.

 Hal tersebut didasarkan beberapa hadist Rasulullah, diantaranya adalah :

(مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

وَعَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «أَشَدُّ النَّاسِ عَذَابًا عِنْدَ اللَّهِ المصوِّرون»

“manusia yang paling keras/pedih siksaanya disisih ALlah adalah para penggambar”.(Hr. AL-bukhari dan muslim).

وعن عون بن أبي جحيفة عن أبيه رضي الله عنهـ قال لعن رسول الله صلى الله عليه وسلم

المصورين

رواه البخاري وأبو داو

Dari aun bin abi jahifah berkata, Rasulullah melaknat para penggambar”.(Hr. AL-bukhari).

Ulama berbeda penadapat tentang gambar yang dihasilkan dengan photograpy/kamera.

Mayoritas ulama kontenporer mengaharamkan gambar (bernyawa) secara mutlak, dengan berdalil keumuman hadist-hadist yang mengharamkan gambar (diantaranya hadist-hadist tersebut diatas).

Diantara mereka adalah lajnah daaimah, Syekh Musthofa al-adawi, syekh Sholih al-fauza, syekh Abdul muhsin al-abbad, Syekh Ubaih Al-jabry (salah satu dosen UIM) dll masih banyak lagi.

Sebagian ulama kecil membolehkan gambar/foto hasil dari camera/photograpy, diantara ulama yang membolehkan adalah :

  1. Syekh Dr, Muhammad Al-A’rify.
  2. Syekh Ustaimin.
  3. Syekh Dr, sa’ad bin abdillah As-sabr.

Mereka berandasarkan dengan beberapa alasan dan beberapa syarat, diantaranya adalah :

  1. mengqiyaskan dengan cermin, karena gambar yang dihasilkan dari kamera hanya seperti gambar yang dihasilkan dari cermin.
  2. Sebab diharamkan gambar adalah menyerupai dan menandingi ciptaan ALlah, sedangkan gambar hasil dari camera, tidak ada unsur tersebut, karena seolah-olah hanya memindahkan ciptaan Allah berada diatas kertas dll dan bukan menciptakan ciptaan yang baru.

Ssedangkan yang diharamkan adalah sebagaimana tersebut dalam hadist :

صحيح الترغيب والترهيب (3/ 100)

وعن أبي هريرة رضي الله عنهـ قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول قال الله تعالى ومن أظلم ممن ذهب يخلق كخلقي فليخلقوا ذرة وليخلقوا حبة وليخلقوا شعيرة

رواه البخاري ومسلم

“Allah berfirman, dan siapakah yang paling dhalim dibandingkan orang yang pergi lalu ia menciptakan seperti ciptaanKu, maka hendaklah ia menciptakan biji sawi, atau bjian, atau biji gandum”.(Hr. Al-bukhari dan muslim).

  • Selama untuk memperkenalkan diri, dan tidak membuat rasa malu hilang.
  • Bukan gambar wanita.

Kesimpulan.

Silahkan mau menggunakan pendapat yang mana, kembali kepada pribadi masing-masing.

ALlaulmbishowabb…

About Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *